Worship

oleh Ps. Johannes Thelee, Young Adults Pastor & Service Pastor

Apa yang biasanya muncul dalam pikiran kita ketika mendengar kata “worship”? Lagu-lagu  dan musik rohani? Grup band rohani? Ibadah gereja? Mengangkat tangan dan menangis? Tidak ada yang salah dengan semuanya itu. Namun hal-hal tersebut hanyalah wujud atau ekspresi dari penyembahan (worship). Namun esensi dari penyembahan itu sendiri memiliki arti yang jauh lebih dalam dari semua hal yang telah disebutkan di atas.

Roma 12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan- kamu, supaya ka-mu mempersembahkan tubuhmu sebagai persem-bahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.

Manusia diciptakan untuk menyembah. Itu sebabnya jika kita tidak menyembah Tuhan, maka kita akan menyembah objek lain dalam kehidupan kita, termasuk diri sendiri.

Firman Tuhan mengajarkan kepada kita bahwa penyembahan yang sejati bukan hanya sebuah lagu rohani atau sebuah ibadah gereja atau bahkan sebuah ekspresi tubuh, tapi sebuah gaya hidup yang mengakui keberadaan Tuhan setiap saat di dalam segala sesuatu yang kita lakukan dalam kehidupan kita di mana pun kita berada.

Oleh sebab itu, bagaimana kehidupan penyembahan kita ketika berada di tempat kuliah atau di kantor atau di rumah? Bagaimana kehidupan penyembahan kita ketika sedang berinteraksi dengan orang tua, pasangan atau dengan teman-teman dan rekan kerja kita? Apakah kita bisa menjawab dengan yakin bahwa Tuhan ada di dalam semuanya itu?

Mari kita buka hati dan pikiran kita untuk belajar selama bulan Juni ini tentang sebuah penyembahan yang mendatangkan hidup di dalam segala area kehidupan kita.

Love & blessings,
Johannes Thelee

SHARE
Previous articleNext Gen
Next articleDATE Citiloft 8

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here