Life-Giving Relationship

oleh Jose Carol, Senior Associate Pastor

Pada tanggal 13 Januari 2017 yang lalu saya harus menjalani operasi Vitrektomi terhadap retina mata kanan saya, sebagai tindak lanjut dari robeknya retina tersebut di Bulan Desember yang lalu. Sebelumnya sudah sempat coba diobati dengan laser-treatment, namun ternyata tidak cukup untuk memperbaiki cedera tersebut.

Hampir selama 2 minggu setelah operasi tersebut, saya diharuskan untuk tidur dalam posisi telungkup sepanjang hari dan malam untuk mengoptimalisasi proses penyembuhan terhadap retina tersebut.

Dalam keadaan seperti ini, boleh dikatakan bahwa seluruh kehidupan saya sepenuhnya harus bergantung kepada orang lain. Saya bersyukur untuk keberadaan keluarga saya, terutama Hanna dan anak-anak saya yang setia untuk membantu dan merawat saya. Keluarga besar JPCC juga dengan penuh perhatian membantu dan mendoakan saya.

Selain mereka semuanya, saya ingin bersaksi bahwa kehadiran Tuhan melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam diri sayalah yang memberikan iman, pengharapan, kedamaian, kekuatan, dan penghiburan di saat-saat yang paling menentukan. Tanpa Dia, saya tidak dapat membayangkan bagaimana saya bisa melewati masa-masa yang tidak nyaman tersebut.

Selama bulan Februari ini kita akan membahas dan belajar mengenai Life-giving Relationship. Sebagaimana yang saya alami, hubungan-hubungan yang sehat dan menghidupkan seperti itulah yang setiap kita butuhkan di dalam kehidupan kita untuk bertumbuh menjadi pribadi yang Tuhan rancangkan bagi kita semua. Pada saat yang bersamaan juga, kita bertumbuh menjadi pribadi-pribadi yang akan membawakan -kehidupan dan pengharapan kepada ba-nyak orang yang Tuhan tempatkan di -sekitar kita.

Saya berdoa supaya kita se-mua dapat membangun life-giving relationship yang akan membawakan dampak di ma-na pun Tuhan tempatkan kita berada.

God bless

Jose Carol

SHARE
Previous articleLife-Giving Relationship
Next articleFebruary 2017

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here